Minggu, 06 Maret 2016

Inilah Fakta Menarik Dari Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016






Fakta Menarik Dari Gerhana Matahari Total 9 Maret 2016

Fenomena menari dari alam yakni Gerhana Matahari Total GMT yang diprediksikan oleh BMKG yang akan jatuh pada hari Rabu tanggal 9 Maret 2019 nanti yang akan banyak ditunggu olehmasyarakat

luas saking antuasias nya dikarenakan fenomena alam tersebut merupakan hal yang langka yang muncul setiap 33 tahun sekali. Sedangkan untuk waktu datangnya fenomena alam tersebut yang muncul di Indonesiasekitar pukul 7.30 WIB.

Fenomena Alam hanya terjadi di Indonesia
Gerhana Matahari Total ini bukan muncul di Indonesia saja, akan tetapi wilayah Indonesia bagian daratan saja yang akan dilalui oleh fenomena Gerhana Matahari ini. Sedangkan untuk wilayah yang

akan di lalui yakni daerah samudera pasifik. Yang menarik pada kali ini GMT akan bertepatan dengan hari raya Nyepi bagi umat Hindu di Bali yang bersamaan dengan bulan baru.

Pertama di Indonesia pada abad 21
Sedangkan Fenomena alam Gerhana matahari total merupakan yang pertama pada abak 21 yang mana untuk yang terakhir kali yang muncul di tanah ait pada tanggal  Juni 1983 yang lalu.

Dari penelitian BMKG yang mengatakann bahwa Indonesa kembali akan mengalami Gerhana matahari pada tahun 2019 tetapi hanya gerhana biasa atau gerhana cincin. Sedankan pada tanggal 20 April 2023, fenomena alam gerhana matahari kembali melintasi tanah air.

Fenomena gerhana matahari yang merupakan fenomena yang bisa dibilang langka, dikarenakan merupakan fenomena yang langka banyak dari peneliti antariksa yang juga akan melakukan penelitian.

Kemungkinan besar banyak peneliti dari NASA dan LAPAN yang akan melakukan penelitian di Indonesia. Sementara itu fenomena alam tersebut juga akan membantu untuk membuktikan

tentangteori realitas Einstein yang mana dari suaru benda dapat membelokkan cahaya. Namun pada gerhana matahari total, disinyalir bintang-bintang di sekitar matahari akan sedikit berpindah tempat.

Bukan Fenomena Bahaya
Sementara fenomena alam Gerhana Matahari total tersebut merupakan peristiwa yang tidak berbahaya asalkan kita tahu cara serta syarat untuk menikmati waktu yang tepat guna untuk menyaksikan fenomena alam tersebut.

Sedangkan cara untuk meni kmati fenomena gerhana matahari total tersebut tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, namun harus diperlukan alat khusus yakni saat peralihan gerhana matahari dari fase total ke fase yang mana saat bulan sudah bergeser cahaya matahati akan keluar atau muncul dengan sangat kuat meski hanya sedikit saja.

Dan itu bisa merusak retina kita dikarenakan retina kita tidak kuat untuk melihat cahaya yang kuat secara cepat. Dan bisa menimbulkan kebutaan.

Baca Juga : http://www.triindi.com/berita-dan-informasi/daftar-pabrik-kemasan-plastik.html


0 komentar:

Posting Komentar